Membangkitkan nalar Islam: epistemologi dan rekonstruksi pemikiran Islam modern

Rofhani, Rofhani (2023) Membangkitkan nalar Islam: epistemologi dan rekonstruksi pemikiran Islam modern. 1 ed. PT. Nas Media Indonesia Anggota IKAPI, Jakarta. ISBN ISBN 978-634-296-643-3 E-ISBN 978-634-296-642-6 (PDF)

[thumbnail of Membangkitkan Nalar Islam epistimologi dan rekonstruksi pemikiran Islam modern_Rofhani.pdf] Text
Membangkitkan Nalar Islam epistimologi dan rekonstruksi pemikiran Islam modern_Rofhani.pdf

Download (2MB)

Abstract

Buku Membangkitkan Nalar Islam: Epistemologi dan Rekonstruksi Pemikiran Islam Modern membahas persoalan kebangkitan intelektual umat Islam melalui rekonstruksi cara berpikir dan epistemologi Islam. Buku ini berangkat dari kegelisahan terhadap melemahnya tradisi berpikir kritis, budaya riset, kreativitas intelektual, dan keberanian melakukan ijtihad di tengah perubahan zaman. Persoalan tersebut dipahami bukan semata-mata sebagai akibat faktor politik, ekonomi, atau sosial, tetapi sebagai persoalan epistemologis yang berkaitan dengan cara manusia memperoleh, memahami, menguji, dan mengembangkan pengetahuan. Pembahasan diarahkan pada pemikiran Muhammad Iqbal sebagai salah satu tokoh penting dalam pembaruan pemikiran Islam modern. Iqbal ditempatkan bukan sekadar sebagai objek kajian, melainkan sebagai pintu masuk untuk memahami kebutuhan rekonstruksi pemikiran Islam dalam menghadapi modernitas. Buku ini menguraikan krisis peradaban Islam, kolonialisme, pergeseran dari taklid menuju ijtihad, serta perjalanan intelektual Iqbal. Selanjutnya dibahas epistemologi Islam yang mencakup ‘ilm, akal, wahyu, intuisi, pengalaman empiris, dan sejarah, kemudian dikembangkan melalui konsep epistemologi Iqbal mengenai alam, sejarah, intuisi, hubungan akal dan wahyu, serta khudi. Rekonstruksi pemikiran tersebut diarahkan pada pembentukan manusia kreatif, dinamis, berkesadaran kuat, dan memiliki keberanian untuk melakukan ijtihad. Pada tingkat yang lebih luas, gagasan tersebut diterapkan dalam rekonstruksi teologi, pendidikan, ilmu pengetahuan, dan peradaban. Dalam konteks abad ke-21, pemikiran Iqbal dipandang tetap relevan untuk merespons disrupsi teknologi, kecerdasan artifisial, perubahan sosial, serta berbagai persoalan global melalui integrasi wahyu, akal, ilmu, dan pengalaman. Pada akhirnya, buku ini menegaskan bahwa kebangkitan peradaban Islam harus dimulai dari kebangkitan cara berpikir: membangun tradisi intelektual yang kritis, terbuka, kreatif, dan tetap berakar pada nilai-nilai wahyu, sehingga pengetahuan tidak berhenti sebagai informasi, tetapi menjadi kebijaksanaan dan tindakan yang membawa kemaslahatan.

Item Type: Book
Creators:
Creators
Email
NIDN
Rofhani, Rofhani
rofhani@uinsa.ac.id
2030017101
Uncontrolled Keywords: Nalar Islam; epistemologi; pemikiran Islam modern
Subjects: 22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2203 Philosophy > 220304 Epistemology
22 PHILOSOPHY AND RELIGIOUS STUDIES > 2203 Philosophy > 220315 Philosophy of Religion
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Filsafat
Depositing User: Rofhani Rofhani
Date Deposited: 07 Sep 2026 08:18
Last Modified: 07 Sep 2026 08:19
URI: https://repository.uinsa.ac.id/id/eprint/3625

Actions (login required)

View Item
View Item